Jul 12 2009
Perfeksionis
Perfeksionis di satu sisi dapat membantu meningkatkan kualitas hasil pekerjaan, namun di sisi lain dapat menyakiti diri sendiri. Ada dua tipe Perfeksionis yaitu :
1. Perfeksionis berpusat kedalam
Ketika seseorang menemukan kesalahan yang tidak dapat diterima, dia menjadi cemas, gelisah, menarik diri dan susah tidur. Dia tidak bisa memaafkan dirinya, sebab di dalam pikirannya ia berkata: “Jika kesalahan itu di lakukan oleh orang lain , itu tidak masalah. “
2. Perfeksionis yang berpusat keluar
Orang tipe ini biasanya tidak merasa ada masalah dengan dirinya, tetapi ia sering di kecewakan dan terhalang dengan orang lain. Bagi orang seperti ini, setiap hari selalu ada keluhan yang baru. Keinginan akan kesempurnaan menyebabkan dia bermasalah ketika berhubungan dengan orang lain. Karena ia sering gagal memperoleh apa yang di harapkannya karena terhalang oleh orang lain.
Bagaimana melepaskan belenggu perfeksionis?
·No body’s Perfect
- Di dunia ini tidak ada seorangpun atau segala sesuatu yang sempurna . Jangan mengejar kesempurnaan. Do the best! Kerjakan segala sesuatunya lebih baik lagi.
Maafkan kesalahan diri sendiri dan orang lain
- Bila melakukan kesalahan, maafkanlah. Akan tetapi terus berusaha untuk memperbaikinya. Maju terus, jangan terpaku pada kesalahan masa lalu. Terhadap orang lain, harus lebih toleran dan mau memaafkan kesalahannya. Menyadari bahwa semua orang bisa membuat kesalahan.
Menghargai diri sendiri
- Menghargai kebaikan yang anda lakukan. Meskipun hanya sedikit usaha anda, jangan meremehkan. Jangan menyesali kekurangan yang ada.
Jangan membebani diri sendiri terlalu berat
- Tetapkan target yang sesuai dengan kemampuan. Jangan mem-push diri anda terlalu kuat.
Bergaulah dengan orang yang bermental positif
- Cara pandang anda di pengaruhi oleh cara pandang lingkungan dan teman anda. Bergaulah dengan orang-orang yang memiliki pikiran positif agar cara berpikir anda yang terlalu perfeksionis menjadi terkikis.
Bersikap realistis
- Bersikap realistis dalam memandang masa kini dan masa depan. Hadapi kenyataan dengan apa adanya.






bagaimana menjadi orang yang perfeksionis,tetapi tidak menyiksa diri,dan lebih banyak perubahan yang positif?