<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kolomonggo &#124; Web &#187; nasi pecel</title>
	<atom:link href="http://kolomonggo.com/tag/nasi-pecel.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kolomonggo.com</link>
	<description>Mengulas Apa yang Dilihat, Didengar dan Dirasakan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Dec 2011 07:42:38 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Bagi yang Suka Masakan Padang and Pecel perlu waspada nih</title>
		<link>http://kolomonggo.com/kesehatan/bagi-yang-suka-masakan-padang-and-pecel-perlu-waspada-nih.html</link>
		<comments>http://kolomonggo.com/kesehatan/bagi-yang-suka-masakan-padang-and-pecel-perlu-waspada-nih.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2009 07:41:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[nasi padang]]></category>
		<category><![CDATA[nasi pecel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kolomonggo.com/kesehatan/bagi-yang-suka-masakan-padang-and-pecel-perlu-waspada-nih.htm</guid>
		<description><![CDATA[Sungguh menggiurkan bilamana melihat sajian sayur singkong hijau dengan paduan  kuah kari dan sambal hijau dalam seporsi nasi Padang saat rehat makan siang.  Selain sedap, kata mama, sayur juga mengandung vitamin dan mineral yang  melimpah. Keduanya sangat dibutuhkan guna memperlancar metabolisme tubuh kita,  imbuh guru Biologi kita  dahulu.
Semuanya memang tidak salah. Akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Sungguh menggiurkan bilamana melihat sajian sayur singkong hijau dengan paduan  kuah kari dan sambal hijau dalam seporsi nasi Padang saat rehat makan siang.  Selain sedap, kata mama, sayur juga mengandung vitamin dan mineral yang  melimpah. Keduanya sangat dibutuhkan guna memperlancar metabolisme tubuh kita,  imbuh guru Biologi kita  dahulu.<br />
Semuanya memang tidak salah. Akan tetapi, bila sayur  yang katanya sarat zat-zat yang esensial bagi tubuh itu terkontaminasi dengan  bahan-bahan kimia yang berbahaya, apa yang terjadi? Bukan sehat yang didapat,  malah sebaliknya, penyakit menyerang, atau mungkin pada gilirannya nanti,l  kematian menjemput. Tentu kita semua tidak mau, kan? Maka dari itu kita semua  harus mulai  berhati-hati.</div>
<p><span style="color: #bf005f; font-size: medium;">Bleng atau  Borax</span></p>
<p>Setelah ditemukannya daging ayam dan sapi yang mengandung Borax beberapa  waktu lalu,   ternyata, menurut penelusuran tim Benang Merah, Global TV, sayuran  hijau, kini juga telah turut dijamah bahan kimia berbahaya ini. Guna menyamarkan  identitas aslinya, Borax dilepas ke pasaran dengan label bleng (baca dengan  lafal e sama dengan yang ada pada kata Bleng alias Borax ini umumnya digunakan  untuk mempercepat empuknya sayur mayur yang dimasak sekaligus memberikan aroma  sedap, serta mempertahankan warna hijau dari sayur lebih lama. Konsumer utama  Borax ini, berdasarkan penulusuran dan wawancara yang dilakukan oleh tim Benang  Merah, ialah para pengelola rumah makan  Padang.</p>
<p>Tidak ada rumah makan Padang  yang tidak menggunakan bleng,¡± aku salah seorang pemilik rumah makan Padang  yang disamarkan identitasnya. Daun singkong dalam menu masakan Padang sifatnya  wajib ada. Namun, setelah dimasak, rupanya daun singkong ini cepat berubah warna  menjadi kehitaman.</p>
<div>Sebab itu, bleng menjadi solusi ampuh mengatasi masalah sayur singkong yang  cepat menghitam ini. Menurut mereka, saat memakai bleng, daun singkong lebih  cepat masak, juga tahan lebih lama.Masalahnya, mereka, para pedagang dan pemilik  rumah makan ini, tidak tahu menahu bahwa bleng adalah nama lain Borax.</div>
<div>Mereka  menganggap, dengan nama yang tidak identik, maka kandungannya pun jauh berbeda.  Padahal, bleng merupakan cap yang tak lain hanya nama lain dari Borax. Di  samping itu, sosialisasi yang dilakukan Badan POM masih amat minim. Akibatnya  bleng a.k.a Borax ini masih bisa beredar bebas di pasaran tanpa ada  inspeksi maupun penanganan lebih lanjut.</div>
<div>
<p><span style="color: #bf005f; font-size: medium;">Bahayanya?</span></p>
<p>Bleng atau Borax, merujuk  pada pernyataan Ilyani S. Andang, seorang peneliti YLKI, sudah tidak  diperkenankan, bahkan dilarang, digunakan sebagai bahan tambahan makanan. Zat  ini diduga mempunyai sifat  racun.</p>
<p>Efek Borax memang tidak tampak secara instan, melainkan akumulatif. Pada  fase awal, Borax dapat menimbulkan gangguan pencernaan, pusing, atau mual.  Namun, bila sudah mencapai tahapan akut, Borax dapat memicu kanker, juga bahkan  kematian, tuturnya saat diwawancarai tim Benang Merah.</p>
<p>Wikipedia pun  melansir data yang serupa. Disebutkan, kendati Borax bukan benar-benar  racun,  bukan berarti penggunaannya, juga termasuk di dalamnya, konsumsi, aman.  Dalam  terpaan sederhana, Borax mampu menimbulkan iritasi kulit dan pernafasan.  Konsumsi Borax juga mampu memicu rasa mual, muntah-muntah, sakit perut akut, dan  diarrhea (mencret).</p></div>
<div>Pada konsumsi lanjut, seseorang bisa terkena respiratory depression  (chan-gangguan pernapasan berat), erythematous, juga gagal ginjal.Karena itulah,  masyarakat perlu berhati-hati. Apalagi mendeteksi keberadaan Borax di sayur agak  susah. Selain itu, masyarakat umum masih berpikir, sayur yang masih  hijau setelah dimasak ialah sayur yang kandungan vitamin dan mineralnya masih  banyak, tidak hilang bersama air rebusan atau sebagainya. Tetapi, pada  kenyataannya tidak selalu begitu. Maka dari itu, mulai sekarang kita harus mulai  waspada!</p>
<p><strong>Tak  hanya masakan  Padang</strong></p>
<p>Temuan  penggunaan Borax pada pengolahan sayur ternyata tidak hanya ada di rumah  makan Padang. Penjual sayur pecel keliling, juga mengaku menggunakan bleng alias  Borax ini  sebagai bahan tambahan saat masak.</p></div>
<div>Saya  pakai bleng saat merebus kecambah, kacang panjang, kangkung, bayam, juga sayur  lain yang menjadi bahan dasar pecel.¡± Begitu ungkap salah seorang wanita  penjual pecel keliling di Jakarta.</div>
<div>
<p>Alasannya memakai bleng serupa dengan yang diutarakan pemilik rumah makan  Padang di atas. Akunya, sayur yang direbus lebih cepat matang dan tahan lebih  lama dibanding tanpa menggunakan bleng. Yang lebih menariknya menggunakan bleng  adalah karena harganya murah dan tersedia banyak di pasaran.</p>
<p><strong>Selamatkan kami yang tidak  tahu!</strong></p>
<p>Melihat  kenyataan tersebut, kita patut bersedih. Pasalnya, kita tahu semua,  Indonesia memiliki Badan Pengawasan Obat dan Makanan (Badan POM) yang bertugas  mengawasi obat-obatan serta makanan yang beredar luas di Indonesia. Akan tetapi,  sepertinya, untuk kasus di atas, peranan badan ini tak begitu kentara.</p>
<p>Badan POM kelihatannya  tidak akan bertindak sampai kasus ini diangkat media dan menjadi bahan  pembicaraan khalayak ramai. Baru, jika sampai tahap ini, Badan POM mulai  beraksi.  Seharusnya, sebagai badan yang diberi kewenangan untuk menjaga serta  mengawasi obat dan makanan di Indonesia, Badan POM lebih proaktif. Bukan hanya  menunggu sampai ada yang meninggal, lalu masuk berita televisi, baru mereka mau  bergerak. Inspeksi plus sosialisasi harus lebih gencar dilakukan Badan ini,  supaya tak ada lagi bahan kimia berbahaya yang beredar dan menghantui masyarakat  Indonesia dengan rasa was-was pada setiap makanan yang mereka makan  sehari-hari.</p>
<p>Bila memang Badan POM masih belum bisa proaktif, media, sebagai pihak  yang punya kuasa mengatur agenda publik, hendaknya terus memuat  reportase-reportase maupun kasus berkenaan dengan penggunaan Borax dalam  makanan. Selain agar masyarakat tahu dan awas,  Badan POM juga diharapkan  tersentil menyaksikan berbagai berita yang ditayangkan media.  Ini semua demi  menyelamatkan konsumen, yang tak lain ialah seluruh bangsa Indonesia<br />
sendiri.</p>
<p>Di samping dua hal tersebut, secara  lebih ilmiah, Borax dapat diganti dengan STPP, karena selain aman, STPP juga  berizin sebagai bahan tambahan makanan di Indonesia.</p></div>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://kolomonggo.com/kesehatan/bagi-yang-suka-masakan-padang-and-pecel-perlu-waspada-nih.html" title="bleng pada daun singkong">bleng pada daun singkong</a> (3)</li><li><a href="http://kolomonggo.com/kesehatan/bagi-yang-suka-masakan-padang-and-pecel-perlu-waspada-nih.html" title="kasus penggunaan boraks pada makanan">kasus penggunaan boraks pada makanan</a> (3)</li><li><a href="http://kolomonggo.com/kesehatan/bagi-yang-suka-masakan-padang-and-pecel-perlu-waspada-nih.html" title="suka masak">suka masak</a> (2)</li><li><a href="http://kolomonggo.com/kesehatan/bagi-yang-suka-masakan-padang-and-pecel-perlu-waspada-nih.html" title="bahan pecal padang">bahan pecal padang</a> (2)</li><li><a href="http://kolomonggo.com/kesehatan/bagi-yang-suka-masakan-padang-and-pecel-perlu-waspada-nih.html" title="efek pecel bagi kulit">efek pecel bagi kulit</a> (2)</li><li><a href="http://kolomonggo.com/kesehatan/bagi-yang-suka-masakan-padang-and-pecel-perlu-waspada-nih.html" title="bleng untuk makanan">bleng untuk makanan</a> (2)</li><li><a href="http://kolomonggo.com/kesehatan/bagi-yang-suka-masakan-padang-and-pecel-perlu-waspada-nih.html" title="Masakan pecel ala padang">Masakan pecel ala padang</a> (1)</li><li><a href="http://kolomonggo.com/kesehatan/bagi-yang-suka-masakan-padang-and-pecel-perlu-waspada-nih.html" title="masakan padang menggunakan bleng">masakan padang menggunakan bleng</a> (1)</li><li><a href="http://kolomonggo.com/kesehatan/bagi-yang-suka-masakan-padang-and-pecel-perlu-waspada-nih.html" title="bagi yang suka makanan padang">bagi yang suka makanan padang</a> (1)</li><li><a href="http://kolomonggo.com/kesehatan/bagi-yang-suka-masakan-padang-and-pecel-perlu-waspada-nih.html" title="Masak Pecal padang">Masak Pecal padang</a> (1)</li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.832 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kolomonggo.com/kesehatan/bagi-yang-suka-masakan-padang-and-pecel-perlu-waspada-nih.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
