Aug 08 2009

Apakah Fast Food Berbahaya?

Published by Kolomonggo at 12:15 pm under Kesehatan

Salah satu gaya hidup masyarakat modern adalah mencari segala sesuatu yang praktis dan cepat. Termasuk dalam hal memilih makanan. Tidak heran bila sebagian besar orang kota begitu menyukai makanan cepat saji seperti fastfood. Selain cepat untuk disantap, fastfood relative murah dan rasanya beragam. Hidangan fastfood antara lain seperti Hot dogs, Seafood, Pizza, Salad dan Roasted chicken.

Selain jenis makanan yang memiliki beraneka macam rasa, tempat makan juga menarik. Bahkan beberapa restoran fastfood di disain sedemikian rupa agar menjadi tempat berkumpul keluarga. Beberapa di antaranya di sediakan arena bermain anak untuk menambah daya tarik.

Sehatkah?

Banyak perdebatan tentang kesehatan berkaitan dengan konsumsi fastfood. Karena dari hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak gangguan kesehatan muncul akibat karena terlalu banyak mengkonsumsi fastfood.

Jika dilihat dari kandungan nutrisinya, makanan jenis fastfood memiliki kadar garam, kalori, lemak dan kolesterol yang tinggi. Bahkan makanan ini sangat minim seratnya. Makanan yang tinggi kalori nya dapat menyebabkan obesitas. Konsumsi tinggi lemak beresiko terkena sakit jantung , stroke, diabetes serta kanker terutama kanker payudara dan kanker usus besar.

Kadar garam dalam makanan memang bermanfaat untuk menggantikan jumlah gizi yang di keluarkan tubuh bersamaan dengan keringan, tinja dan air kencing. Namun apabila konsumsi garam terlalu banyak, ternyata dapat menyebabkan penyakit darah tinggi. Makanan yang kekurangan serat dapat menggangu fungsi pencernaan. Jika di lihat dari sisi kesehatan, seseorang yang terlalu banyak mengkonsumsi makanan fastfood beresiko tinggi terkena penyakit yang di sebutkan diatas.

Bagaimana cara men siasati?

Bagi yang suka fastfood harus mengimbangi dengan pola makan lain yang sehat. Misalnya dengan memperbanyak sayuran dan buah-buahan untuk mengganti kadar serat yang minim. Makanan berserat juga terbukti menurunkan kadar kolesterol dan gula darah.

Agar tetap sehat, fastfood janagn di jadikan sebagai kebiasaan rutin. Dan untuk menurunkan kelebihan kalori, harus diimbangi dengan olah raga. Merubah pola hidup dengan kebiasaan menjaga kesehatan sedini mungkin adalah cara bijaksana untuk tetap prima di usia lanjut.

Incoming search terms for the article:

No responses yet

DeliciousFacebookDigg
RSS FeedStumbleUponTwitter

Leave a Reply