<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kolomonggo</title>
	<atom:link href="http://kolomonggo.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kolomonggo.com</link>
	<description>Mengulas Apa yang Dilihat, Didengar dan Dirasakan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Dec 2009 09:36:30 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Bagi yang Suka Masakan Padang and Pecel perlu waspada nih</title>
		<link>http://kolomonggo.com/kesehatan/bagi-yang-suka-masakan-padang-and-pecel-perlu-waspada-nih.html</link>
		<comments>http://kolomonggo.com/kesehatan/bagi-yang-suka-masakan-padang-and-pecel-perlu-waspada-nih.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2009 07:41:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Masakan Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Pecel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kolomonggo.com/kesehatan/bagi-yang-suka-masakan-padang-and-pecel-perlu-waspada-nih.htm</guid>
		<description><![CDATA[Sungguh menggiurkan bilamana melihat sajian sayur singkong hijau dengan paduan  kuah kari dan sambal hijau dalam seporsi nasi Padang saat rehat makan siang.  Selain sedap, kata mama, sayur juga mengandung vitamin dan mineral yang  melimpah. Keduanya sangat dibutuhkan guna memperlancar metabolisme tubuh kita,  imbuh guru Biologi kita  dahulu.
Semuanya memang tidak salah. Akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Sungguh menggiurkan bilamana melihat sajian sayur singkong hijau dengan paduan  kuah kari dan sambal hijau dalam seporsi nasi Padang saat rehat makan siang.  Selain sedap, kata mama, sayur juga mengandung vitamin dan mineral yang  melimpah. Keduanya sangat dibutuhkan guna memperlancar metabolisme tubuh kita,  imbuh guru Biologi kita  dahulu.<br />
Semuanya memang tidak salah. Akan tetapi, bila sayur  yang katanya sarat zat-zat yang esensial bagi tubuh itu terkontaminasi dengan  bahan-bahan kimia yang berbahaya, apa yang terjadi? Bukan sehat yang didapat,  malah sebaliknya, penyakit menyerang, atau mungkin pada gilirannya nanti,l  kematian menjemput. Tentu kita semua tidak mau, kan? Maka dari itu kita semua  harus mulai  berhati-hati.</div>
<p><span style="color: #bf005f; font-size: medium;">Bleng atau  Borax</span></p>
<p>Setelah ditemukannya daging ayam dan sapi yang mengandung Borax beberapa  waktu lalu,   ternyata, menurut penelusuran tim Benang Merah, Global TV, sayuran  hijau, kini juga telah turut dijamah bahan kimia berbahaya ini. Guna menyamarkan  identitas aslinya, Borax dilepas ke pasaran dengan label bleng (baca dengan  lafal e sama dengan yang ada pada kata Bleng alias Borax ini umumnya digunakan  untuk mempercepat empuknya sayur mayur yang dimasak sekaligus memberikan aroma  sedap, serta mempertahankan warna hijau dari sayur lebih lama. Konsumer utama  Borax ini, berdasarkan penulusuran dan wawancara yang dilakukan oleh tim Benang  Merah, ialah para pengelola rumah makan  Padang.</p>
<p>Tidak ada rumah makan Padang  yang tidak menggunakan bleng,¡± aku salah seorang pemilik rumah makan Padang  yang disamarkan identitasnya. Daun singkong dalam menu masakan Padang sifatnya  wajib ada. Namun, setelah dimasak, rupanya daun singkong ini cepat berubah warna  menjadi kehitaman.</p>
<div>Sebab itu, bleng menjadi solusi ampuh mengatasi masalah sayur singkong yang  cepat menghitam ini. Menurut mereka, saat memakai bleng, daun singkong lebih  cepat masak, juga tahan lebih lama.Masalahnya, mereka, para pedagang dan pemilik  rumah makan ini, tidak tahu menahu bahwa bleng adalah nama lain Borax.</div>
<div>Mereka  menganggap, dengan nama yang tidak identik, maka kandungannya pun jauh berbeda.  Padahal, bleng merupakan cap yang tak lain hanya nama lain dari Borax. Di  samping itu, sosialisasi yang dilakukan Badan POM masih amat minim. Akibatnya  bleng a.k.a Borax ini masih bisa beredar bebas di pasaran tanpa ada  inspeksi maupun penanganan lebih lanjut.</div>
<div>
<p><span style="color: #bf005f; font-size: medium;">Bahayanya?</span></p>
<p>Bleng atau Borax, merujuk  pada pernyataan Ilyani S. Andang, seorang peneliti YLKI, sudah tidak  diperkenankan, bahkan dilarang, digunakan sebagai bahan tambahan makanan. Zat  ini diduga mempunyai sifat  racun.</p>
<p>Efek Borax memang tidak tampak secara instan, melainkan akumulatif. Pada  fase awal, Borax dapat menimbulkan gangguan pencernaan, pusing, atau mual.  Namun, bila sudah mencapai tahapan akut, Borax dapat memicu kanker, juga bahkan  kematian, tuturnya saat diwawancarai tim Benang Merah.</p>
<p>Wikipedia pun  melansir data yang serupa. Disebutkan, kendati Borax bukan benar-benar  racun,  bukan berarti penggunaannya, juga termasuk di dalamnya, konsumsi, aman.  Dalam  terpaan sederhana, Borax mampu menimbulkan iritasi kulit dan pernafasan.  Konsumsi Borax juga mampu memicu rasa mual, muntah-muntah, sakit perut akut, dan  diarrhea (mencret).</p></div>
<div>Pada konsumsi lanjut, seseorang bisa terkena respiratory depression  (chan-gangguan pernapasan berat), erythematous, juga gagal ginjal.Karena itulah,  masyarakat perlu berhati-hati. Apalagi mendeteksi keberadaan Borax di sayur agak  susah. Selain itu, masyarakat umum masih berpikir, sayur yang masih  hijau setelah dimasak ialah sayur yang kandungan vitamin dan mineralnya masih  banyak, tidak hilang bersama air rebusan atau sebagainya. Tetapi, pada  kenyataannya tidak selalu begitu. Maka dari itu, mulai sekarang kita harus mulai  waspada!</p>
<p><strong>Tak  hanya masakan  Padang</strong></p>
<p>Temuan  penggunaan Borax pada pengolahan sayur ternyata tidak hanya ada di rumah  makan Padang. Penjual sayur pecel keliling, juga mengaku menggunakan bleng alias  Borax ini  sebagai bahan tambahan saat masak.</p></div>
<div>Saya  pakai bleng saat merebus kecambah, kacang panjang, kangkung, bayam, juga sayur  lain yang menjadi bahan dasar pecel.¡± Begitu ungkap salah seorang wanita  penjual pecel keliling di Jakarta.</div>
<div>
<p>Alasannya memakai bleng serupa dengan yang diutarakan pemilik rumah makan  Padang di atas. Akunya, sayur yang direbus lebih cepat matang dan tahan lebih  lama dibanding tanpa menggunakan bleng. Yang lebih menariknya menggunakan bleng  adalah karena harganya murah dan tersedia banyak di pasaran.</p>
<p><strong>Selamatkan kami yang tidak  tahu!</strong></p>
<p>Melihat  kenyataan tersebut, kita patut bersedih. Pasalnya, kita tahu semua,  Indonesia memiliki Badan Pengawasan Obat dan Makanan (Badan POM) yang bertugas  mengawasi obat-obatan serta makanan yang beredar luas di Indonesia. Akan tetapi,  sepertinya, untuk kasus di atas, peranan badan ini tak begitu kentara.</p>
<p>Badan POM kelihatannya  tidak akan bertindak sampai kasus ini diangkat media dan menjadi bahan  pembicaraan khalayak ramai. Baru, jika sampai tahap ini, Badan POM mulai  beraksi.  Seharusnya, sebagai badan yang diberi kewenangan untuk menjaga serta  mengawasi obat dan makanan di Indonesia, Badan POM lebih proaktif. Bukan hanya  menunggu sampai ada yang meninggal, lalu masuk berita televisi, baru mereka mau  bergerak. Inspeksi plus sosialisasi harus lebih gencar dilakukan Badan ini,  supaya tak ada lagi bahan kimia berbahaya yang beredar dan menghantui masyarakat  Indonesia dengan rasa was-was pada setiap makanan yang mereka makan  sehari-hari.</p>
<p>Bila memang Badan POM masih belum bisa proaktif, media, sebagai pihak  yang punya kuasa mengatur agenda publik, hendaknya terus memuat  reportase-reportase maupun kasus berkenaan dengan penggunaan Borax dalam  makanan. Selain agar masyarakat tahu dan awas,  Badan POM juga diharapkan  tersentil menyaksikan berbagai berita yang ditayangkan media.  Ini semua demi  menyelamatkan konsumen, yang tak lain ialah seluruh bangsa Indonesia<br />
sendiri.</p>
<p>Di samping dua hal tersebut, secara  lebih ilmiah, Borax dapat diganti dengan STPP, karena selain aman, STPP juga  berizin sebagai bahan tambahan makanan di Indonesia.</p></div>
<script type="text/javascript" class="owbutton" src="http://onlywire.com/button" title="Bagi yang Suka Masakan Padang and Pecel perlu waspada nih" url="http://kolomonggo.com/kesehatan/bagi-yang-suka-masakan-padang-and-pecel-perlu-waspada-nih.html"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kolomonggo.com/kesehatan/bagi-yang-suka-masakan-padang-and-pecel-perlu-waspada-nih.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kualitas Ibadah</title>
		<link>http://kolomonggo.com/religius/kualitas-ibadah.html</link>
		<comments>http://kolomonggo.com/religius/kualitas-ibadah.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 13:23:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kolomonggo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religius]]></category>
		<category><![CDATA[Kualitas Ibadah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kolomonggo.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[Kualitas ibadah dan perbuatan baik seseorang juga sangat tergantung pada apa yang ada di hatinya. Sejauh yang saya amati selama ini, ada tiga paradigma orang dalam melakukan ibadah. Marilah kita coba kupas paradigma-paradigma tersebut
Paradigma 1 : Perasaan Takut
Orang yang menganut paradigma ini, dalam beribadah semata-mata supaya ia tidak masuk neraka. Inilah tingkatan paling rendah dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kualitas ibadah dan perbuatan baik seseorang juga sangat tergantung pada apa yang ada di hatinya. Sejauh yang saya amati selama ini, ada tiga paradigma orang dalam melakukan ibadah. Marilah kita coba kupas paradigma-paradigma tersebut</p>
<p>Paradigma 1 : Perasaan Takut<br />
Orang yang menganut paradigma ini, dalam beribadah semata-mata supaya ia tidak masuk neraka. Inilah tingkatan paling rendah dalam beribadah. Agama sendiri sering di sosialisasikan dengan menggunakan pendekatan ini. Orang-orang yang tidak menjalankan kewajiban agama, di ancam akan di hukum masuk neraka. Coba amati apa yang terjadi dengan diri kita sendiri. Bukankah banyak di antara perbuatan kita yang –setelah di renungkan dalam-dalam – bersumber dari rasa takut?. Kita tidak datang terlambat karena takut dimarahi atasan atau tidak korupsi karena takut ketahuan.</p>
<p>Paradigma 2 : Perhitungan Untung Rugi<br />
Alasan kedua mengapa orang melakukan ibadah adalah keinginan untuk menerima reward yaitu masuk surga. Orang yang menganut paradigma untung rugi ini, seringkali berperilaku layaknya seorang pedagang. Dalam beribadah ia sangat concern pada pahala yang akan ia terima. Bahkan mungkin ia akan menghitung –hitung pahalanya terlebih dahulu. Ia memilih shalat berjamaah karena ganjarannya mencapai 27 kali. Ia beribadah lebih banyak di bulan Ramadhan karena pahala yang di dapat berlipat ganda (70 kali bahkan 700 kali). Ia “begadang” di 10 malam terakhir Ramadhan untuk mendapatkan “Lailatul Qadar” yang lebih baik dari 1000 bulan.<br />
Orang yang beribadah karena mengharap ganjaran ini menurut saya telah kehilangan makna ibadah itu sendiri. Beribadah sesungguhnya adalah untuk kebaikan kita, karena Allah sama sekali tidak di untungkan apakah  kita beribadah atau tidak. Mengapa kita bermain untung rugi dengan Allah? Bukankah dalam memberikan nikmat-Nya Allah tidak pernah memperhitungkan apakah kita percaya atau tidak?.</p>
<p>Paradigma 3 : Perasaan Cinta<br />
Bagi saya inilah paradigma tertinggi dalam beribadah. Orang yang menganut paradigma ini tidaklah terlalu peduli dengan ganjaran yang akan di terima. Bagi mereka, kenikmatan utama justru di dapatkan dari melakukan perbuatan itu sendiri.<br />
Mengerjakan sholat bukanlah karena takut masuk neraka atau ingin mendapatkan surga. Akan tetapi mengerjakan sholat karena sholat itu mendatangkan kenikmatan yang luar biasa besar. Sholat adalah sebuah kegiatan yang sungguh menyegarkan. Dengan sholat kita bisa memulihkan energy dan akan mengingatkan kita “kemana kita akan pergi?”.<br />
Namun yang lebih dari itu semua adalah kenikmatan tertinggi yang kita rasakan saat kita “berjumpa” dan berdialog dengan-Nya. Sholat merupakan perlambang dari pertemuan dengan kekasih kita Allah SWT. Dalam pertemuan semacam itu perhitungan untung rugi menjadi tidak penting. Inilah yang di sebut cinta. Dalam cinta, orang tidak memperhitungkan apakah yang akan ia berikan seimbang dengan apa yang akan di terima. Bahkan dalam cinta, memberi mengandung kenikmatan yang luar biasa.</p>
<script type="text/javascript" class="owbutton" src="http://onlywire.com/button" title="Kualitas Ibadah" url="http://kolomonggo.com/religius/kualitas-ibadah.html"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kolomonggo.com/religius/kualitas-ibadah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Prinsip Stop Dreaming Start Action</title>
		<link>http://kolomonggo.com/opini/prinsip-stop-dreaming-start-action.html</link>
		<comments>http://kolomonggo.com/opini/prinsip-stop-dreaming-start-action.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2009 04:12:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kolomonggo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[action]]></category>
		<category><![CDATA[dreaming]]></category>
		<category><![CDATA[start action]]></category>
		<category><![CDATA[stop dreaming]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kolomonggo.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Sekali lagi perlu di tanamkan pentingnya prinsip stop dreaming start action dalam kehidupan kita sehari-hari. Mengapa hal ini perlu saya ulas kembali karena mengingatkan pada pengalaman sejarah bangsa kita untuk berani melepaskan diri dari belenggu penjajahan. (bukannya sok jadi sejarawan loh ya). Sekedar mengikuti saran kawan kita Mas Joko Susilo bahwa blogging bisa sebagai obat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekali lagi perlu di tanamkan pentingnya prinsip <strong>stop dreaming start action</strong> dalam kehidupan kita sehari-hari. Mengapa hal ini perlu saya ulas kembali karena mengingatkan pada pengalaman sejarah bangsa kita untuk berani melepaskan diri dari belenggu penjajahan. (bukannya sok jadi sejarawan loh ya). Sekedar mengikuti saran kawan kita Mas <a href="http://www.jokosusilo.com/2009/07/09/blogging-sebagai-obat-mengatasi-stres/" target="_blank">Joko Susilo</a> bahwa blogging bisa sebagai obat stres.</p>
<p>Seperti kita tahu bahwa bangsa kita dijajah selama 350 tahun (rekor bo!). Dan selama masa penjajahan saya yakin pasti banyak anak bangsa yang mempunyai impian untuk merasakan bagaimana seandainya kalau bangsa ini merdeka ya??   but just dreaming aja karena belon tahu caranya bagaimana untuk bisa menggapai ataupun mewujudkan impian.</p>
<p>Sampai suatu ketika muncul pemikiran apabila ingin merdeka akan lebih mudah dicapai kalau bangsa ini bersatu terlebih dahulu. Dalam arti keinginan untuk merdeka di kumandangkan ke seluruh Indonesia dari Sumatera sampai Irian Jaya (kalau gak salah gitulah awalnya!)</p>
<p>Nah, Keinginan untuk bersatu dan merdeka inilah mulai terbukti bahwa anak bangsa telah stop dreaming start action agar bisa mewujudkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Di awali dari bertemunya para pemuda perwakilan dari beberapa pulau (jong celebes, jong java, dll) kemudian membuat dan merumuskan visi maupun misi agar dapat dipakai untuk mempersatukan aneka budaya maupun suku yang ada di seluruh Indonesia.</p>
<p>Start Action sebetulnya mulai tampak dengan munculnya perang frontal melawan penjajah di beberapa tempat. Mulai dari Sumatera, Jawa  sampai Maluku. Akan tetapi kurang berhasil karena waktunya tidak bersamaan dan demi kepentingan sendiri-sendiri.</p>
<p>Dengan berkali-kali pertemuan untuk mencari moment yang tepat serta di barengi dengan adanya perang frontal secara hampir bersamaan di seluruh negeri, maka mulai tampak membuahkan hasil apa yang di impikan oleh seluruh anak bangsa yaitu tanda-tanda menuju kemerdekaan semakin dekat.</p>
<p>Akhirnya pada tanggal 17 Agustus 1945 di proklamasikan ke seluruh dunia bahwa Indonesia telah Merdeka.</p>
<p>Merdeka!! Merdeka!! Merdeka!!</p>
<p>Demikianlah kira-kira  teriakan  para pelaku sejarah bangsa Indonesia tercinta dalam mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Dari cerita di atas dapat kita lihat pengaruh prinsip stop dreaming start action amat sangat besar dalam mewujudkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Sayangnya untuk merdeka  kita membutuhkan waktu 350 tahun untuk berani start action.</p>
<script type="text/javascript" class="owbutton" src="http://onlywire.com/button" title="Prinsip Stop Dreaming Start Action" url="http://kolomonggo.com/opini/prinsip-stop-dreaming-start-action.html"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kolomonggo.com/opini/prinsip-stop-dreaming-start-action.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tetap Sehat dan Bugar Saat Puasa</title>
		<link>http://kolomonggo.com/tips/tetap-sehat-dan-bugar-saat-puasa.html</link>
		<comments>http://kolomonggo.com/tips/tetap-sehat-dan-bugar-saat-puasa.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2009 14:04:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kolomonggo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Puasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kolomonggo.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Menjalankan ibadah puasa adalah merupakan kewajiban bagi setiap umat Islam. Selain nilai ibadah, dilihat dari sisi kesehatan tersimpan banyak manfaat. Banyak sudah bukti ilmiah yang menyebutkan manfaat puasa. Jadi inilah saat yang tepat bagi anda yang ingin mendapatkan pahala puasa sekaligus tubuh sehat.
Pada saat berpuasa, bahan makanan enghasil energy utama seperti karbohidrat, lemak, vitamin, mineral [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Menjalankan ibadah puasa adalah merupakan kewajiban bagi setiap umat Islam. Selain nilai ibadah, dilihat dari sisi kesehatan tersimpan banyak manfaat.<span> </span>Banyak sudah bukti ilmiah yang menyebutkan manfaat puasa. Jadi inilah saat yang tepat bagi anda yang ingin mendapatkan pahala puasa sekaligus tubuh sehat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Pada saat berpuasa, bahan makanan enghasil energy utama seperti karbohidrat, lemak, vitamin, mineral dan protein yang masuk ke tubuh kita tidaklah sebanyak hari-hari biasa. Untuk itu ada kiat-kiat khusus agar tubuh tetap segar dan fit selama berpuasa. </span></p>
<p><!--[if !supportLists]--><!--[endif]--><span style="font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;"><span>1.</span>Selalu mengkonsumsi makanan bergizi dan berserat baik pada saat sahur ataupun berbuka. Walaupun menunya sederhana, yang penting mengandung lima unsure gizi lengkap (protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral) dan juga sayur ataupun buah. Tubuh memerlukan waktu lebih lama untuk mencerna makan yang mengandung serat. </span></p>
<p><!--[if !supportLists]--><!--[endif]--><span style="font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;"><span>2.</span>Banyak minum air putih pada malam hari. Hal ini sangat penting untuk mencegah dehidrasi, karena pada siang hari cenderung melakukan aktivitas yang banyak mengeluarkan keringat.</span></p>
<p><!--[if !supportLists]--><!--[endif]--><span style="font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;"><span>3.</span>Awali buka puasa dengan makanan atau minuman hangat dan manis. <span> </span>Jangan langsung minum air dingin atau es saat berbuka. Perut yang kosong bisa menjadi kembung karena asam lambung akan terbentuk semakin banyak. Hindari minuman yang mengandung soda karena dapat menimbulkan akibat buruk pada perut.</span></p>
<p><!--[if !supportLists]--><!--[endif]--><span style="font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;"><span>4.</span>Berbuka puasa hendaklah di lakukan secara bertahap, tidak terburu-buru dan mengunyah makanan dengan baik agar lambung tidak kaget. Dengan demikian kerja lambung tidak terlalu berat.</span></p>
<p><!--[if !supportLists]--><!--[endif]--><span style="font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;"><span>5.</span>Bagi penderita sakit lambung, makanan yang sebaiknya di hindari adalah ketan, mie,daging yang di awetkanatau yang berlemak, ikan, sayuran mentah dan berserat, minuman yang mengandung soda dan bumbu yang tajam (cabaI, cuka dan asam). Jenis makanan di atas bisa menimbulkan gas yang berpengaruh meningkatnya produksi asam lambung.</span></p>
<script type="text/javascript" class="owbutton" src="http://onlywire.com/button" title="Tetap Sehat dan Bugar Saat Puasa" url="http://kolomonggo.com/tips/tetap-sehat-dan-bugar-saat-puasa.html"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kolomonggo.com/tips/tetap-sehat-dan-bugar-saat-puasa.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merenungkan Makna Kepemilikan VS Stop Dreaming Start Action</title>
		<link>http://kolomonggo.com/opini/merenungkan-makna-kepemilikan-vs-stop-dreaming-start-action.html</link>
		<comments>http://kolomonggo.com/opini/merenungkan-makna-kepemilikan-vs-stop-dreaming-start-action.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 14:22:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan Bagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[start action]]></category>
		<category><![CDATA[stop dreaming]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kolomonggo.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Pemahaman arti pentingnya  Stop Dreaming Start Action bagi kehidupan melalui analogi cerita pengalaman masa kecil di kampung.

Sewaktu kecil, guru saya sering mendongeng tentang kehebatan Nabi Sulaiman yang mampu berbicara dengan hewan dan tumbuhan. Setiap Nabi Sulaiman masuk kebun, tutur pak guru, pepohonan pada mengucapkan salam dan memperkenalkan diri. “Nabi Sulaiman, saya pohon apel. Lihat di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pemahaman arti pentingnya  <strong>Stop Dreaming Start Action </strong>bagi kehidupan melalui analogi cerita pengalaman masa kecil di kampung.<strong><br />
</strong></p>
<p>Sewaktu kecil, guru saya sering mendongeng tentang kehebatan Nabi Sulaiman yang mampu berbicara dengan hewan dan tumbuhan. Setiap Nabi Sulaiman masuk kebun, tutur pak guru, pepohonan pada mengucapkan salam dan memperkenalkan diri. “Nabi Sulaiman, saya pohon apel. Lihat di tubuhku bergelantungan buah apel yang manis-manis. Saya sangat gembira kalau Nabi Sulaiman sudi memetik dan memakannya, atau di bagikan kepada teman dan keluarga. Aku di ciptakan Allah untuk melayani manusia”. Demikian kata pohon apel. Begitu juga dengan pohon-pohon yang lain.</p>
<p>Cerita tadi begitu membekas di hati saya. Bahwa manusia merupakan puncak ciptaan Allah. Dan alam semesta ini di tundukkan untuknya sehingga manusia di beri gelar khalifatullah atau mandataris Allah di muka bumi. Hanya saja perlu di ingat, bahwa sebagai seorang mandataris harus sejalan dengan yang member mandate. Tidak boleh menghianati, tidak boleh keluar dari pedoman pokok yang di gariskan oleh Allah.</p>
<p>Pepohonan tadi merasa dirinya berharga dan telah melaksanakan tugas dengan baik justru di saat bisa memberikan prestasi puncaknya pada orang lain. Sikap dan orientasi member serta melayani (giving and serving oriented) merupakan sumber kebahagiaan dan puncak prestasi kehidupan. Begitu juga dengan kehidupan manusia. Orang tua merasa sukses ketika bisa memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya.</p>
<p>Kehidupan manusia seharusnya meniru kehidupan dunia tumbuh-tumbuhan. Bahwa sesungguhnya apapun yang kita miliki belum punya makna kalau belum mendatangkan manfaat bagi orang lain untuk sama-sama menegakkan kalimah Allah.</p>
<p>Seperti kita ketahui bahwa dengan semakin majunya jaman, terjadi pergeseran norma-norma dalam masyarakat. Dimana sering kita dengar selama ini apabila kita melakukan sesuatu harus berdasarkan win win solution ataupun berdasarkan take and give. Akan tetapi kondisi sekarang menuntut lebih dari itu. Kita harus memberi apa yang kita bisa atau apa yang kita punya terlebih dahulu baru berharap menuai kebaikan yang pernah kita lakukan. Seperti yang di lakukan oleh pohon apel di atas. Artinya, kita harus <strong>Stop Dreaming</strong> mengharapkan durian runtuh atau belas kasihan orang lain ataupun bergantung kepada nasib. Akan tetapi kita harus segera <strong>Start Action</strong> untuk berkarya. Prinsip <strong>Stop Dreaming Strat Action</strong> harus di tanamkan mulai sekarang agar  dapat  mencapai apa yang kita inginkan. Lebih baik melangkah walaupun setahap demi satahap dari pada tidak melangkah sama sekali.</p>
<p>Sebagai ilustrasi, suatu hari ada seorang Ayah bertanya pada anaknya. “Kalau di tangan saya ada uang<span> </span>Rp.10 ribu, lalu saya sedekahkan Rp.4 ribu, berapa sisa uang Ayah?”. Anaknya menjawab, “Masih Rp. 6 ribu,” kata anaknya.<span> </span>“Salah” sahut sang Ayah. Yang benar uang Ayah masih Rp. 4 ribu, karena apa yang saya sedekahkan itulah yang sudah pasti tercatat sebagai amal shaleh. Sedangkan sisanya masih belum pasti. Demikianlah, dialog diatas memberikan pelajaran sangat berharga. Bahwa apa yang kita miliki adalah apa yang sudah kita belanjakan di jalan kebaikan. Bukannya apa atau berapa yang kita simpan.</p>
<p>Dari ilustrasi di atas makin jelas pentingnya <strong>Stop Dreaming Start Action</strong>. Jangan cuma bermimpi untuk mendapatkan nikmat dari Allah tanpa kita melakukan kebaikan. Nah, Tentukan Target Anda Sekarang seperti yang di ulas dalam artikel kawan kita <strong><a href="http://www.jokosusilo.com/2008/01/17/tentukan-target-anda-sekarang/" target="_blank">Joko Susilo</a></strong> yang sudah terbukti menuai hasil dari apa yang sudah di berikan untuk orang lain.</p>
<p>Rasullullah mengajarkan agar seseorang ketika meninggal hendaknya mewariskan :</p>
<ul>
<li> Ilmu yang bermanfaat bagi kemanusiaan.</li>
</ul>
<ul>
<li> Harta kekayaan yang di belanjakan untuk kesejahteraan umat.</li>
</ul>
<ul>
<li> Anak yang shaleh.</li>
</ul>
<p>Ketiga warisan itulah yang membuat seseorang kaya, sekalipun orang tersebut sudah meninggal. Kaya disini artinya produktivitas dan kemakmuran yang tetap memberikan pahala atau deviden kebajikan sekalipun seseorang telah dinyatakan almarhum.</p>
<p>Sekali lagi tanamkan prinsip <strong>Stop Dreaming Start Action</strong> mulai dari sekarang.</p>
<script type="text/javascript" class="owbutton" src="http://onlywire.com/button" title="Merenungkan Makna Kepemilikan VS Stop Dreaming Start Action" url="http://kolomonggo.com/opini/merenungkan-makna-kepemilikan-vs-stop-dreaming-start-action.html"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kolomonggo.com/opini/merenungkan-makna-kepemilikan-vs-stop-dreaming-start-action.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah Fast Food Berbahaya?</title>
		<link>http://kolomonggo.com/kesehatan/apakah-fast-food-berbahaya.html</link>
		<comments>http://kolomonggo.com/kesehatan/apakah-fast-food-berbahaya.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2009 12:15:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kolomonggo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Fast Food]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kolomonggo.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu gaya hidup masyarakat modern adalah mencari segala sesuatu yang praktis dan cepat. Termasuk dalam hal memilih makanan. Tidak heran bila sebagian besar orang kota begitu menyukai makanan cepat saji seperti fastfood. Selain cepat untuk disantap, fastfood relative murah dan rasanya beragam. Hidangan fastfood antara lain seperti Hot dogs, Seafood, Pizza, Salad dan Roasted [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Salah satu gaya hidup masyarakat modern adalah mencari segala sesuatu yang praktis dan cepat. Termasuk dalam hal memilih makanan. Tidak heran bila sebagian besar orang kota begitu menyukai makanan cepat saji seperti fastfood. Selain cepat untuk disantap, fastfood relative murah dan rasanya beragam. Hidangan fastfood antara lain seperti Hot dogs, Seafood, Pizza, Salad dan Roasted chicken.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Selain jenis makanan yang memiliki beraneka macam rasa, tempat makan juga menarik. Bahkan beberapa restoran fastfood di disain sedemikian rupa agar menjadi tempat berkumpul keluarga. Beberapa di antaranya di sediakan arena bermain anak untuk menambah daya tarik. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Sehatkah?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Banyak perdebatan tentang kesehatan berkaitan dengan konsumsi fastfood. Karena dari hasil penelitian menunjukkan<span> </span>bahwa banyak gangguan kesehatan muncul akibat <span> </span>karena terlalu banyak mengkonsumsi fastfood.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Jika dilihat dari kandungan nutrisinya, makanan jenis fastfood memiliki kadar garam, kalori, lemak dan kolesterol yang tinggi. Bahkan makanan ini sangat minim seratnya. Makanan yang tinggi kalori nya dapat menyebabkan obesitas. Konsumsi tinggi lemak beresiko terkena sakit jantung , stroke, diabetes serta kanker terutama kanker payudara dan kanker usus besar.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Kadar garam dalam makanan memang bermanfaat untuk menggantikan jumlah gizi yang di keluarkan tubuh bersamaan dengan keringan, tinja dan air kencing. Namun apabila konsumsi garam terlalu banyak, ternyata dapat menyebabkan penyakit darah tinggi. Makanan yang kekurangan serat dapat menggangu fungsi pencernaan. Jika di lihat dari sisi kesehatan, seseorang yang terlalu banyak mengkonsumsi makanan fastfood beresiko tinggi terkena penyakit yang di sebutkan diatas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Bagaimana cara men siasati?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Bagi yang suka fastfood harus mengimbangi dengan pola makan lain yang sehat. Misalnya dengan memperbanyak sayuran dan buah-buahan untuk mengganti kadar serat yang minim. Makanan berserat juga terbukti menurunkan kadar kolesterol dan gula darah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Agar tetap sehat, fastfood janagn di jadikan sebagai kebiasaan rutin. Dan untuk menurunkan kelebihan kalori, harus diimbangi dengan olah raga. Merubah pola hidup dengan kebiasaan menjaga kesehatan sedini mungkin adalah cara bijaksana untuk tetap prima di usia lanjut.</span></p>
<script type="text/javascript" class="owbutton" src="http://onlywire.com/button" title="Apakah Fast Food Berbahaya?" url="http://kolomonggo.com/kesehatan/apakah-fast-food-berbahaya.html"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kolomonggo.com/kesehatan/apakah-fast-food-berbahaya.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- ad --><script src="http://unlock.mn/count.js"></script><!-- /ad -->